Atomium di Brussels, dari Simbol Atom Jadi Bangunan Ikonik

Atomium di Brussel (foto bhermana)

Satu sudut di Taman Mini Eropa dengan latar belakang Atomium (foto bhermana)

Bentuknya sederhana yakni berupa kubus. Ada 8 bola berdiameter 18 meter yang ditempatkan di setiap sudutnya. Sisi kubusnya dihubungkan dengan pipa sepanjang 29 meter dengan diameter 3,5 meter. Bola yang kesembilan berada di tengah kubus yg dihubungkan dengan 2 pipa diagonal sepanjang 24 meter.

20161203_114525

(Foto bhermana)

Bentuk kubusnya ditempatkan sedemian hingga kubus tersebut bertumpu pada satu sudutnya. Bangunan berbentuk kubus itupun menjulang setinggi 108 meter.

20161203_130239

(Foto bhermana)

Itulah Atomium yang ada di Brussel, ibukota Belgia. Disainnya memang terlihat seperti susunan atom. Bangunan tersebut berfungsi sebagai museum atau ruang pameran. Fungsi tersebut disingkat ADAM atau Atomium Design and Art Museum. Lokasi Atomium berdekatan dengan Taman Mini-Eropa.

Atomium dilihat dari Taman Mini-Eropa (foto bhermana)

Miniatur bangunan di Taman Mini-Eropa dan Atomium di latar belakang (foto bhermana)

Ruang pameran dan museum memanfaatkan 9 bola raksasa sesuai dengan tema. Mulai pintu masuk, pengunjung dapat mengikuti sejarah dan perkembangan Atomium. Semakin ke atas menuju bola raksasa lainnya, pengunjung dapat melihat ruang pameran yang disusun secara tematik.

 

Disain Display informasi (foto bhermana)

Disain Display informasi (foto bhermana)

Penggalan sejarah dunia penerbangan (foto bhermana)

Penggalan sejarah dunia penerbangan (foto bhermana)

Pengunjung dapat menggunakan lift untuk langsung menuju bola teratas. Pengunjung juga bisa menggunakan tangga dan elevator mulai dari bawah. Tersedia 3 elevator dan 80 anak tangga untuk menuju puncak. Ketika turun, pengunjung dapat menggunakan 1 elevator dan 167 anak tangga. Elevator atau tangga panjang berada di dalam pipa yang menghubungkan bola raksasa.

Elevator naik pertama (foto bhermana)

Elevator naik pertama (foto bhermana)

Tangga di dalam pipa penghubung antarbola (foto bhermana)

Tangga di dalam pipa penghubung antarbola (foto bhermana)

Elevator turun di lorong pipa dengan permainan tata cahaya (foto bhermana)

Elevator turun di lorong pipa dengan permainan tata cahaya (foto bhermana)

Atraksi Ikonik dan Simbol Nasional

Atomium dibangun pada tahun 1958 dengan rancangan arsitekturnya dibuat oleh Andre dan Jean Polak. Raja Belgia, yang saat itu masih berusia muda, memberikan kata sambutan pada peresmian expo pada 17 April 1958, sekaligus pembukaan Atomium. Sambutan Raja menekankan pada perdamaian dunia serta perkembangan ilmu pengetahuan dan sosial. Jumlah pengunjung expo tercatat sebanyak 1,4 juta orang.

Denah area World's Fair pada tahun 1958 (foto bhermana)

Display denah area World’s Fair pada tahun 1958 (foto bhermana)

Display sejarah dan perkembangan Atomium (foto bhermana)

Display sejarah dan perkembangan Atomium (foto bhermana)

Atomium menjadi atraksi dan paviliun utama pada World’s Fair pada tahun 1958. Pameran tersebut menjadi pagelaran baru, modern, dan terbesar setelah perang dunia kedua. Kini Atomium pun menjadi simbol nasional dari Belgia, layaknya Menara Eiffel di Paris. Atomium pun mampu menarik pengunjung dari mancanegara dengan rata-rata per tahun sebanyak 600 ribu orang.

Pengunjung di depan pintu utama (foto bhermana)

Pengunjung di depan pintu utama (foto bhermana)

Pembangunan Atomium menjadi bukti kemajuan industri besi dan baja di Belgia. Namun selama pembangunan, materi bangunan dibuat dari alumunium. Nama Atomium pun merupakan gabungan dari kata Atom dan Alumumium. Bangunan pun selesai jam 2 dini hari pada tanggal 17 April 1958 atau beberapa jam sebelum pembukaan Ekspo.

Selamat datang di bola raksasa yang bersinar (foto bhermana)

Selamat datang di bola raksasa yang bersinar (foto bhermana)

Disain Atomium memang tidak menggemparkan dunia arsitektur, namun publik tetap memandang Atomium sebagai obyek menarik. Kini, bangunan yang diilhami dari simbol atom tersebut telah menjelma menjadi bangunan ikonik yang menjadi salah satu ciri khas Belgia. Pengunjung pun berduyun-duyun tuk melihat bangunan yang bak raksasa bersinar saat sinar matahari menerpanya.

Brussels, 3 Desember 2016

Catatan:

Sejarah dan informasi mengenai Atomium dalam tulisan ini diringkas dari beberapa display atau galeri informasi yang ada di Atomium

Tulisan Terkait:

Regen Village, Konsep Kota Cerdas Futuristik

Madurodam, Kisah Kasih Orangtua

Taman Mini Eropa

Jejak Indonesia di Kebun Botani Leiden

There is one comment

Post Your Thoughts


− 2 = dua